Sabtu, 14 November 2009

Perolehan Tertinggi di ICYS ke-16 diraih oleh Tim Indonesia

Image

(28/04/09) Untuk pertama kalinya dalam sejarah Indonesia mengikuti International Conference of Young Scientists (ICYS) sejak 2005, perolehan tertinggi diraih oleh Tim Indonesia, dengan tidak hanya merebut jumlah medali emas terbanyak, bahkan juga jumlah seluruh medali yang terbanyak.

Pada kesempatan ini, putera-puteri Indonesia mempersembahkan bagi tanah air: 6 medali emas (2 di bidang Fisika, 1 di bidang Computer Sciences dan 3 di bidang Ekologi), 1 medali perak (di bidang Ekologi), 3 medali perunggu (2 di bidang Ekologi dan 1 di bidang Matematika). Ke 10 (sepuluh) karya penelitian yang dibawakan oleh Tim ICYS Indonesia, semuanya memperoleh medali penghargaan, suatu prestasi yang sangat membanggakan, dan baru pertama kali terjadi dalam sejarah keikutsertaan Indonesia dalam ICYS.

Prestasi ini diikuti oleh Tim Jerman dengan perolehan 3 medali emas, 4 perak dan 2 perunggu, lalu Tim Belanda dengan 3 medali emas, 1 perak dan 2 perunggu, dan kemudian Tim Amerika Serikat dengan 3 medali emas, disusul Tim Rusia dan Tim Polandia yang masing2 meraih 2 medali emas dan beberapa perak dan perunggu.

Tahun ini adalah kelima kalinya tim Indonesia turut berpartisipasi dalam ICYS, lomba mempresentasikan hasil penelitian siswa sekolah menengah tingkat internasional yang bergengsi, yang mana tahun ini ICYS ke-16 dilaksanakan di Pszczyna, Polandia, 24-29 April 2009. Tahun ini juga adalah pertama kalinya Tim Indonesia meraih medali emas, dan tidak hanya satu, bahkan enam medali emas.

Berikut adalah nama-nama siswa/i tim ICYS Indonesia beserta judul karya penelitiannya masing2, serta mitra penelitian mereka yang tidak turut berangkat ke Pszczyna:

NO

NAMA

BIDANG

PENGHARGAAN

JUDUL KARYA ILMIAH

SEKOLAH

1

Guinandra Lutfan Jatikusumo

Physics

Medali Emas

Electrostatic Precipitator as The Solution of Military Tanks’ Smoke Negative Effects

SMA Taruna Nusantara, Magelang

2

Idelia Chandra

Physics

Medali Emas

Balinese Gamelan:

A Brainwave Synchronizer?

SMA St. Laurensia, Tangerang

Christopher Alexander Sanjaya (tidak ikut ke Pszczyna)

3

Nugra Akbari

Computer Science

Medali Emas

M-Batik : The Computation of Indonesia’s Dying Traditional Batik Design

SMA Global Mandiri, Jakarta

4

Vincentius Gunawan

Ecology

Medali Emas

Biological Control Using Trichogramma japonicum as Egg Parasite

SMP Petra 3, Surabaya

Fernanda Novelia

5

Gabriella Alicia Kosasih

Ecology

Medali Emas

Saccharomyces Sp. : An Agent for Remedy of Oil Pollution

SMA St. Laurensia, Tangerang

Teresa Maria Karina (tidak ikut ke Pszczyna)

6

Jessica Karli

Ecology

Medali Emas

Durian to Fight Mosquito

SMA Cita Hati, Surabaya

Yosephine Livia Pratiknyo (tidak ikut ke Pszczyna)

7

Dwiky Rendra Graha Subekti

Ecology

Medali Perak

Durian Seeds As Raw Material For Ketchup Sauce And Crisp

SMA St. Theresiana 01, Semarang

8

I Made Rayo Putra Indrawan

Mathema-tics

Medali Perunggu

Fun With Mathematics Using Hamming Code on Birthdate Guesser

SMA Petra 2, Surabaya

Andika Setia Budi (tidak ikut ke Pszczyna)

Steven Marcellino (tidak ikut ke Pszczyna)

9

Lydia Felita Limbri

Ecology

Medali Perunggu

The Effect Of Myrmelleon SP On Blood GlucoseLevel Of Rats

SMA St. Laurensia, Tangerang

Allen Michelle Wihono

10

Melissa Nadia Natasha

Ecology

Medali Perunggu

The Effects Of Mangostin On The Spermatogenesis Of Male White Mice

SMA St. Laurensia, Tangerang

Terrenz Kelly Tjong (tidak ikut ke Pszczyna)

Peserta termuda adalah pasangan Vincentius Gunawan dan Fernanda Novelia yang masing-masing belum berusia 15 tahun dan masih bersekolah di kelas VIII (2 SMP), peraih medali emas di bidang Ekologi.

Seluruh aktifitas persiapan ICYS dilakukan dibawah naungan Surya Institute—yang diketuai oleh Prof Yohanes Surya, PhD, yang juga adalah representatif ICYS di Indonesia—dimana penanggung jawab harian untuk persiapan pelaksanaan, bimbingan dan pemberangkatan Tim Indonesia adalah Monika Raharti MSi, yang saat ini menjabat dosen di Jurusan Fisika, Universitas Katolik Parahyangan. Monika Raharti MSi juga sekaligus menjabat Team Leader memimpin Tim Indonesia ke ICYS di Pszczyna, didampingi oleh Janto Sulungbudi SSi. Penelitian siswa/i dalam bidang Fisika dan Matematika dilakukan dibawah bimbingan Jurusan Fisika Unika Parahyangan Bandung, bidang Computer Sciences dibawah bimbingan Bandung Fe Institute di Bandung, sedangkan bidang Ekologi dibawah bimbingan DR. Ir. Moh. Hasroel Thayib, APU.

ICYS adalah ajang yang memperlombakan presentasi hasil penelitian di bidang ilmu Fisika, Matematika, Ilmu Komputer dan Ekologi, dalam bahasa Inggris, dari dan oleh anak-anak muda berusia 14-18 tahun, dan bertaraf internasional. Lomba ini diadakan dengan tujuan membawa misi mendekatkan sains pada generasi muda serta menggali potensi peneliti muda yang kelak dapat berperan dalam penemuan dan pengembangan sains, demi kemajuan teknologi dan pembangunan bangsa di kemudian hari. Lomba ini diadakan setiap tahun di salahsatu negara di Eropa dengan negara peserta dari Eropa, Amerika dan Asia (Indonesia, India, Jepang).

Untuk pertamakalinya dalam sejarah ICYS, pada tahun 2010, sebuah negara Asia akan menjadi tempat diadakannya ICYS: INDONESIA memperoleh kehormatan menjadi tuan rumah penyelenggaraan ICYS yang ke-17, yang akan diselenggarakan di Bali pada tanggal 9-13 April 2010.

Keberhasilan Tim ICYS Indonesia antara lain didukung oleh kelengkapan metoda penelitian para siswa/i peserta dibawah bimbingan dan supervisi tidak saja guru sekolah tetapi juga para team leader dan supervisor bidang masing2; bahasa pengantar (Inggeris) yang dikuasai; dukungan para guru, sekolah dan orang tua yang tetap gigih menumbuhkan semangat penelitian di bidang sains.

Dukungan dari pemerintah melalui Direktorat Mandikdasmen telah memacu semangat anggota tim, demikian pula kehadiran Duta Besar RI untuk Polandia, Bapak Hazairin Pohan, pada upacara pembukaan di Pszczyna. Pada kesempatan tersebut Dubes secara resmi mengundang peserta ICYS untuk hadir pada ICYS 2010 di Bali, Indonesia.

Persiapan Tim Indonesia didukung pula oleh pihak-pihak yang memiliki visi yang sama dalam membangun negara melalui penelitian sains dan teknologi oleh peneliti muda, yaitu Telkom Divre Jawa Timur dan PLN Distribusi Bali dan Jatim.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar